Rabu, 17 April 2013

  1. Bulu terlebat

    Supatra Sasuphan yang berasal dari Bangkok, Thailand adalah gadis yang memiliki bulu terlebat di dunia. Bulu tersebut hampir menutupi seluruh bagian wajah dirinya.
  1. Bulu terlebat

    Supatra Sasuphan yang berasal dari Bangkok, Thailand adalah gadis yang memiliki bulu terlebat di dunia. Bulu tersebut hampir menutupi seluruh bagian wajah dirinya.
  1. Bulu terlebat

    Supatra Sasuphan yang berasal dari Bangkok, Thailand adalah gadis yang memiliki bulu terlebat di dunia. Bulu tersebut hampir menutupi seluruh bagian wajah dirinya.
4.      Agama Hindu
1. Pengertian
Agama Hindu merupakan Sinkretisme ( percampuran) antara kepercayaan bangsa Asia dengan kepercayaan bangsa Draviida. Sifatnya politisme, yaitu percaya kepada banyak Dewa. Tiap-tiap dewa merupakan lambing kekuatan alam, sehingga perlu di puji dan di hormati. Beberapa dewa yang terkeenal diantaranya:
                        Prethiui : Dewa Bumi
                        Vayu      : Dewa Angin
                        Varuna   : Dewa Laut
                        Agni       : Dewa Api
Namun tiga dewa utama yang di puji oleh masyarakat Hindu adalah Dewa Brahma (Dewa Pencipta), Dewa Wisnu(Dewa Pelindung), Dewa Syiwa ( Dewa Pelebur atau Penghancur). Ketiga dewa tersebut di kenal dengan sebutan Trimurti. Kitab sucii agama ini adalah Weda, yang arti pengetahuan yang terdiri atas empat bagian, yaitu: Regweda, Samaweda, Yayurweda, dan Atharwawda.
2. Sejarah Perkembangan Hindu
Agama Hindu mengajarkan bahwa hidup di dunia ini sengsara (Samsara) akibat perbuatan yang kurang baik pada masa sebelumnya (karma). Selanjutnya manusia dilahirkan kembali (Reinkarnasi) dan memperoleh kesempatan untuk memperbaiki diri, sehingga dalam kelahirannya kembali dapat di lahirkan pada kasta yang lebih tinggi. Sebaliknya, apabila ia berbuat jahat maka di lahirkan pada kasta yang lebih rendah atau dilahirkan menjadi binatang.
10
Namun, seseorang yang telah sempurna hidupnya dapat  mencapai Moksha, artinya lepas dari samsara. Mereka yang berhasil mencapai moksha tidak dilahirkan kembali,tetapi tinggal abadi di Nirwana(semacam surga). Ajaran Hindu bersifat pesimis, karena hidup berarti menderita, bukan menikmati isi dunia.
5. Agama Budha
Agama Budha di ajarkan oleh Sidharta, putra raja Sudddhodana dari kerajaan Kapilawastu dan termasuk keturunan suku bangsa Sakya, ia dikenal dengan sebutan Buddha Gautama atau Sakyamuni. Ada empat tempat yang di anggap suci oleh pemeluk agama Budha karena memiliki hubungan dengan sidharta. Ke empat tempat tersebut : Taman Lumbini, Bodh Gaya, Banares, dan Kusunegara. “Taman Lumbini” terletak di daerah Kapilawastu, yaitu tempat kelahiran Sidharta(563M). “Bodh Gaya” adalah tempat Sidharta menerima Penerangan Agung. “Benares” adalah tempat Sidharta pertama kali mengajarkan ajarannya. “Kusinegara” adalah tempat wafatnya Sidharta. Peristiwa kelahiran, Menerima Penerangan Agung dan Kematiannya terjadi pada tanggal yang bersamaan yaitu waktu bulan purnama di bulan mei. Ketiga peristiwa itu dirayakan oleh umat Budha sebagai hari Waisak.
Seorang yang mau masuk agama Budha diwajibkan mengucapkan Tridharma, yaitu tiga kewajiban yang berisi:
                        1. Saya mencari pelindung pada Budha
                        2. Saya mencari pelindung pada Dharma
                        3. Saya mencari pelindung pada Sanggha
Ajaran agama Budha di bukukan dalam kitab sucinya yang di sebut “Tripitaka” yang artinya tiga keranjang. Tripitaka meliputi Vinayapitaka (berisi aturan-aturan hidup), Abdidharmapitaka (berisi falsafah agama), Suttapitaka( berisi pokok-pokok atau dasar member peraturan). Namun demikian setelah seratus tahun Sang Budha Gautama wafat, terjadi beberapa penafsiran tentang ajaran yang di sampaikan oleh Sang Budha. Ajaran agama Budha mengalami perpecahan, yaitu aliran Hinayana (kendaraan kecil) dan Maha yana( kendaraan beras). Agama Budha pernah berpengaruh besar di India. Namun demikian, dalam perkembangan selanjutnya pengikut agama Budha di India berkurang. Hal itu disebabkan oleh beberapa faktor yaitu setelah Kaisar Wasoka wafat (232M) tidak ada raja yang mau melindungi dan mengembangkan agama Budha di India, dan juga karena agama Hindu berusaha memperbaiki kelemahan-kelemahannya,sehingga pengikutnya semakin banyak.
2.       Agama Khatolik
            a)  Misi  Portugis Penyebar Agama Khatolik
Misi adalah suatu organisasi yang bertugas untuk menyebarkan agama Khatolik. Misi berpusat di Vatikan, Roma. Negara-negara yang menganut agama Khatoliuk, misalnya: Italia, Portugis dan Spanyol. Negara-negara itu mendapat tugas dari Paus untuk menyebarkan agamanya keseluruh penjuru dunia.
Khatolik merupakan agama yang didirikan oleh Yesus Kristus yang kurang lebih 2.000 tahun lalu dan memiliki kitab suci yang di sebut dengan Injil. Agama ini juga memiliki tempat beribadatan yang di sebut dengan Gereja. Hari besar keagamaan: Natal, Jumat Agung, Paskah, Kenaikan Isa Almasih, dan Pantekosta.
            b)  Sejarah Perkembangan Khatolik

sejak Malaka jatuh ketangan bangsa Portugis tahun 1511, aktifitas perdagangan rempah-rempah di Selat malaka di kuasai sepenuhnya oleh bangsa Portugis. Selanjutnya bangsa Portugis meneruskan penjajahannya ke Maluku (1512), yang merupakan daerah kaya akan sumber rempah-rempah. Pada tahun 1522 bangsa Portugis mulai menetap di Ambon. Kegiatan mereka berdagang  dan berusaha untuk mendapatkan rempah-rempah dalam jumlah yang besar. Para Misionaris yang mengikuti perdagangan bangsa Portugis dapat dengan leluasa mendekati rakyat dan mengajarkan agama yang di anutnya. Para Misionaris bangsa Portugis, tidak hanya menyebarkan agama di Maluku, mereka juga menyebarkan di daerah lain di Indonesia, seperti: Manado, Sangihe, Talaud, Minahasa, Flores, Timor, seperti pulau jawa(Muntilan, Malang, dan Jakarta).
Seorang Misionaris yang berjasa besar dalam penyebaran agama Khatolik di Asia, termasuk di Maluku,bernama Fransiscus Xaverius. Ia tidak hanya menyebarkan agama Khatolik saja, melainkan juga memajukan Kesehata Rakyat dan Pendidikan sehingga agama Khatolik dapat diterima oleh masyarakat.
3.   Agama Kristen
A.  Agama Kristen di Indonesia
Sejak VOC di bubarkan 31 desember 1799, organisasi zending belanda mengirim para pendeta ke daerah minahasa untuk menyebarkan agama Kristen Protestan. Namun sejak pertengahan abad ke-19, penyebaran agama Kristen Protestan dilakukan di daerah jawa, Irian, Halmahera,Buru, Poso, Batak Karo, dan Sulawesi utara. Pendeta agama Kristen Protestan yang terkenal pada saat itu yang bernama Baron Van Hoevel.
Zending adalah suatu organisasi untuk menyebarkan agama Kristen Protestan. Negara yang beragama Protestan adalah Belanda dan Jerman.  Negara tesebut memiliki organisasi zending dengan tugas menyebarkan agama Protestan keseluruh dunia. Begitupula bangsa Belanda yang ada di Indonesia, juga mempunyai tugas menyebarkan agama di Indonesia. Sejak VOC
9
menanamkan kekuasaan di Ambon, para Pendeta belanda mulai secara teratur mengkristenkan penduduk di daerah Sangir-Talaud, Ambon dan sekitarnya.
B.  Sejarah Penyebaran agama Kristen Di Indonesia
Kedatangan bangsa Portugis ke Indonesia dengan semboyan 3G( Gospel, Goid, dan Glory). Kedatangan mereka tidak dapat di pisahkan dari segala kegiatan bangsa Portugis di Indonesia karena selain mencari kekayaan dank e jayaan negerinya, bangsa Portugis juga berusaha menyebarkan agama yang di anutnya,  yaitu agama Kristen. Bahkan penyebaran agama oleh bangsa Eropa di Indonesia juga mendapatkan tugas suci bangsa Eropa yang berkuasa di Indonesia, terutama yang di lakukan oleh bangsa Portugis dan bangsa Belanda.