Sabtu, 17 Desember 2011

The Gazette - Suicide Circus Lyric

Vision no fuhai
Here is a hell on earth
I felt a chill
The disappointment that increases
[TICK-TACK...]
Nobody can rewind time
Don't look away
Suicide circus
Aged hatred and young cold blooded mind
Reason of the chill
Sokoni ugomeku Poverty
[TICK-TACK...]
Nobody can rewind time
Tobichitta Merciless scene
Musekaeruyouna namanamashisani hitowa hikare
Sono fureta teni fuchakushita kyoufumo yagatewa usure
Metamorphosis
All is paralyzed
Chain reaction
Sympathizers with a similar pain
Sukuwarenu mirai o kakaekomi fumihazushita
Sonoyowasamo
Fusagikomi miushinau jibunwo tachi Shitte hoshikatta
Sonokodokumo
Fuini menomaewo fusaida kunouno hibini kakechigau
Sonoyuuutsumo
Aijou yueno kotobani zouoidaki oshiminaku sarakedasu
Kyoukimo
Mou modorenai karamai sugite
Even death becomes the prey
Heartless day
Bottom of the abyss
Suicide circus
Why is it repeated?
Suicide circus
Justice died
Bottom of the abyss
Suicide circus
Why is it repeated?
Suicide circus

Sabtu, 03 Desember 2011

FUNKIST

Funkist (ファンキスト?) Adalah sebuah band Jepang.
Didirikan pada tahun 2001, Funkist adalah grup Jepang yang terdiri dari tujuh anggota.Masing-masing dari tujuh anggota kelompok ini memainkan alat musik dan grup beroperasi sebagai sebuah orkestra yang nyata. Memang, dalam orkestra ini ada vokal, gitar, tetapi juga seruling, perkusi, bass ...
Funkist menghasilkan beberapa single selama beberapa tahun tetapi meledak kelompok dan debut sukses di program utama di tahun 2009 dengan single Snow Fairy yang akan menjadi anime generik pertama Fairy Tail.
Funkist kemudian mulai tur di Afrika Selatan di mana kelompok terdiri lain yang disebut single Mama Afrika.
Pada bulan April 2010, Funkist rilis Album terbarunya FT tunggal / Peaceball FT yang judulnya menjadi generasi ketiga dari anime Fairy Tail

Jumat, 02 Desember 2011

My Indonesian Band Favorite

PETERPAN


Peterpan adalah sebuah band beraliran poprock dari Bandung, Indonesia. Band ini dibentuk pada tahun 1997 dan terkenal berkat lagu-lagunya "Ada Apa Denganmu", "Topeng", dan "Kukatakan Dengan Indah". Pada awalnya kelompok Peterpan terdiri dari Ariel, Uki, Loekman, Reza, Andika, dan Indra. Namun di bulan November 2006, dua anggotanya, Andika dan Indra dipecat dari grup musik tersebut. Perpecahan ini dipicu adanya perbedaan prinsip kreativitas.

Pada tahun 1997, Andhika (kibor) membentuk band Topi dengan mengajak adik kelasnya di SMU 2 Bandung, Uki (gitar), serta teman mainnya, Abel (bas) dan Ari (drum). Uki pun mengajak teman SMP-nya Ariel yang mengisi posisi vokal. Dengan formasi seperti itulah, mereka mulai manggung dan memainkan musik beraliran Brits alternatif. Kemudian Ari mengundurkan diri dan Topi pun bubar tanpa sebab yang pasti.
Andika mengumpulkan kembali personel Topi di tahun 2000. Namun kali ini, posisi drum dipegang oleh Reza. Untuk memberi warna musik yang lebih dewasa dan lebih kaya melody, maka diajaklah Loekman, teman kakak Indra, yang akhirnya jadi lead guitar (gitar utama). Setelah terbentuk dengan formasi enam orang, mereka pun mengambil nama peterpan. Tanggal 1 September 2000 secara resmi peterpan terbentuk.
Perjalanan profesional peterpan dimulai tahun 2001 dengan merambah dari café ke café di Bandung. Mereka bermain di café O'Hara dan Sapu Lidi dengan membawakan lagu-lagu top 40, serta alternative rock seperti Nirvana, Pearl Jam, Cold play, U2, Creed, dll. Saat di café Sapu Lidi-lah potensi mereka terlihat oleh Kang Noey (basis Java Jive) yang sedang mencari band untuk mengisi album kompilasi. Dari tiga lagu yang dikirim untuk demo, "Sahabat", "Mimpi Yang Sempurna", dan "Taman Langit", terpilih lagu "Mimpi Yang Sempurna" untuk dimasukan ke album kompilasi Kisah 2002 Malam yang dirilis Juli 2002. Tak disangka lagu tersebut menjadi jagoan album ini dan mendongkrak penjualan sampai di atas 150.000 kopi.

FLOW

Flow (Ditulis FLOW) merupakan grup band rock asal Jepang, bagian dari label Sony Music Japan's Ki/oon Records. Flow memiliki 5 personil yang terdiri dari dua vokalis, drummer, bassis dan gitaris. Sampai pada tahun 2010, band ini telah merilis sembilan belas singles dan tujuh album.

Flow memiliki 5 personil yang terdiri dari dua vokalis, drummer, bassis dan gitaris. Grup ini telah dibentuk sejak tahun 1993 ketika sang kakak (Kōshi) dan adik (Take) mulai bermain bersama. Mereka membentuk Flow di tahun 1998, dan alhasil bergabunglah Keigo (Vocal), Gotō (bass) dan Iwasaki (drums; telah bergabung sejak tahun 2000). Pada tahun 2001, band ini merilis single pertamanya yang berjudul "Flow #0". Selanjutnya grup tersebut merilis dua mini-album di tahun yang bersamaan, dimana kedua mini-album tersebut meraih nationwide indie charts yang diadakan oleh storm. "Okuru Kotoba", merupakan cover single pertamanya, yang dirilis pada Januari 2003. Single tersebut tetap berada di Oricon indie chart selama tujuh minggu berturut-turut dan juga meraih sebuah impressive #6 pada setiap chart single. Pada musim semi di tahun itu, album pertama mereka Splash!!! berada pada posisi #2. Pada Juli 2003, Flow merilis sebuah single berjudul "Blaster" bersama sebuah label mayor, Ki/oon Records. Pada April 2004, mereka merilis "Go!!!", yang dimana masih berada di Top 10 chart Oricon selama 3 minggu. Pada Mei 2004, dimana mereka merilis album mayor pertamanya yang bertajuk Game.
Deretan singlepun bermunculan dan pada Juli 2005 band tersebut merilis album ketiganya yang berjudul Golden Coast. Sejak perilisan album tersebut, flow telah merilis dua single dengan side-A yang baru, tetapi salah satunya ("Around the World/Kandata") dirilis dalam double A-sides. "Colors" merupakan single keempat band tersebut. Lagu "Go!!!" dan "Re:member" dijadikan opening theme song untuk anime Naruto. "Days" merupakan opening theme song pertama untuk anime Bones' Eureka Seven, dan "Realize" merupakan opening theme song untuk PlayStation 2 video games yang berdasar pada seri yang sama. Flow tampil secara live untuk pertama kalinya di Dallas (America). Flow menampilkan "Colors" di tahun 2006, sebagai opening pertama untuk anime Sunrise's original series, Code Geass: Lelouch of the Rebellion. Lagu "Answer" adalah opening theme pertama untuk sebuah live action drama jepang yang berjudul Tantei Gakuen Q. Mereka menampilkan lagu "Night Parade" bersama grup band Hip-Hop Home Made Kazoku. Pada Februari 2008, mereka merilis sebuah single baru yang diberi judul "Arigatō", diikuti oleh opening theme song baru anime Persona -trinity soul-, "Word of the voice" pada Juni 2008. mereka menampilkan opening theme song kedua dri anime Code Geass: Lelouch of the Rebellion R2' "World End" yang dirilis pada tahun 2008. Pada tahun 2009, band tersebut menampilkan "Sign", sebagai opening theme song keenam untuk anime Naruto Shippuden. Band tersebut merilis sebuah B-side album kompilasi pada tanggal 4 November 2009. single mereka "Calling" akan djadikan ending theme song untuk sebuah anime Heroman.

My Favorite Japan Metal Band

Fear and Loathing in las vegas

HISTORY

Mereka memadukan riff-riff gitar yang berat dengan dentuman-dentuman elektronik dalam setiap lagu-lagunya, dan ini yang membuat banyak orang jatuh hati kepada band yang awalnya beranggotakan 5 orang ini. Voc berat nan sangar dirasa kurang, maka masuk lah So (ex. Bombreligion) untuk posisi clean voc. Hingga band ini beranggotakan 6 orang hingga saat ini.

Lain halnya band ini dengan band-band jepang yang sudah terkenal pada umumnya, bagi ane Fear, and Loathing in Las Vegas adalah 1 dari sederatan band-band yang lahir dari Modern Scene di jepang, dan band-band dari scene ini, umumnya memiliki arah kiblat dalam bermusik ke musik-musik barat dan musik-musik modern atau yang sedang berkembang disaat ini.

Dan, oleh karna itu rata-rata band tersebut beranggotakan orang-orang dengan umur yang masih terbilang muda. Fear, and Loathing in Las Vegas sendiri rata-rata berumur 21 tahun

Vamps [J-MUSIC]

 VAMPS
Hyde (vokalis L'arc~en~Ciel)  ngebentuk sebuah band baru dengan nama VAMPS. Band ini terdiri dari Hyde dan K.A.Z yang mungkin lebih terkenal sebagai guitarist Hyde dalam Solo projectnya dan juga keikutsertaannya dalam penggarapan lagu Glamorous Days nya Mika Nakashima. Bagi sebagian besar diantara kalian mungkin masih banyak yang tidak mengenal K.A.Z namun sebenarnya dia sudah cukup ama berada dalam scene J-music salah satunya adalah ia pernah menjadi suporting guitarist dari Spread Beaver dan juga sebagai member dari Oblivion Dust!
Mereka akan merelease single mereka, LOVE ADDICT pada tanggal 2 July 2008 ini. Single ini akan berisi 2 lagu, Love Addict dan Time Goes By dan akan dijual dengan harga 1.500 yen (kurang lebih Rp.150.000,-).
Mereka juga akan melaksanakan tour VAMPS live 2008, tour yang akan digelar di 46 live house ini merupakan ide Hyde yang menganggap bahwa cara terbaik untuk mempromosikan band ini adalah dengan mengadakal live dan bertemu dengan penggemar sebanyak-banyaknya!
Belum ada banyak info mengenai side project hyde ini, namun dipastikan bahwa VAMPS akan memiliki sound dan musik yang jauh lebih keras dibandingkan dengan L'arc en Ciel.

My Favorite Guitar [JAPAN]



Ken Kitamura adalah nama seorang gitaris yang tadinya biasa saja, tetapi karena dia telah melakukan hal yang luar biasa, maka cowok yang lahir di Shiga, Osaka 28 Nov 1969 ini menjadi begitu fenomenal di dunia musik rock di Jepang, bagaimana dia sebenarnya?
Pada tahun 1992, sekitaran bulan Juni, cowok yang lagi asyik kuliah di jurusan arsitek Universitas Nagoya itu dihubungi oleh temen lamanya waktu kecil, orang tersebut mengajak Ken untuk bergabung di bandnya buat jadi gitaris, buat gantiin gitarisnya yang baru aja cabut kata orang tersebut, tetapi karena mengemban harapan orang tua dan keluarga untuk melihat dirinya menjadi seorang arsitek yang sukses maka Ken menolak ajakan tersebut. Kemudian waktu terus berjalan dan akhirnya Ken menjadi arsitek yang sukses membangun gedung-gedung bertingkat di jepang. Sepertinya bukan begitu ceritanya? yah itu hanya isu yang akan membuat para penggemar Laruku kontan kaget. Cerita sebenarnya adalah orang yang menelepon Ken tadi tidak menyerah sampe disana, dia terus coba rayu (baca:maksa) Ken buat gabung sama tuh band yang gak jelas asal muasalnya, alhasil karena gak tahan di teror maka Ken coba tuk cabut dari Nagoya dan kembali ke Osaka buat liatin tu band, kok ngotot amat seh. Belakangan diketahui orang yang meneror Ken dan ngajak-ngajak ngeband tadi adalah Hyde, dan band yang gak jelas pertamanya tadi itu adalah L’arc~en~ciel (Laruku), 2 ikon musik Rock Jepang yang sekarang sangat tersohor seantero jagad.
Ken menjadi beken seiring kondangnya Laruku, dan kini telah menjadi salah satu gitaris paling berpengaruh di Jepang, gaya maen gitarnya tidak banyak neko-neko, mengumbar skill dengan melodi yang panjang jarang terdengar di riff-riff lagu Laruku, Ken lebih suka menggunakan suara clean effect buat sesi ritmis, seperti di lagu Kasao (Ray) yang membangkitkan nuansa mistis, terkadang petikan minimalis macam yang di lagu Snow Drop (Ray), kocokan gitar di Heaven’s Drive (Ark)atau melodi-melodi indah yang di Twinkle-Twinkle (Awake), nuansa akustik juga disambangi di Hitomi No Jyunin (Smile), Ken mencoba mengeksplorasi suara penuh muatan artistik, tanpa banyak kerumitan tetapi sangat nyaman didengar dan tidak mengurangi soul Laruku yang berbasis rock.
Di Laruku Ken telah membantu band ini membangun sebuah kerajaan musik rock Jepang dengan menghasilkan belasan album diantaranya DUNE [Limited Edition] (1993), DUNE (1993),Tierra (1994), heavenly (1995), True (1996), HEART (1998), ark (1999), ray (1999), REAL (2000), SMILE (2004), SMILE (CD + DVD) [Limited Edition] (2004), DUNE 10th Anniversary Edition (2004), AWAKE (2005), KISS (2007), dan puluhan single lainnya, tetapi tidak itu saja di era 10 tahun berdirinya Laruku, para personil memutuskan untuk break dari band dan mulai mengerjakan projek ego masing-masing termasuk juga Ken yang di bulan Agustus 2002, Ken membentuk band SOAP (Sons Of All Pussys) bersama Sakura (eks drummer laruku) dan Ein, seorang berkebangsaan Jerman, sebagai bassis. Di band ini, ken selain sebagai gitaris merangkap sebagai vokalis.
Tidak hanya jago maen gitar, cowok bergolongan darah AB ini juga ciamik nyiptain lagu, di Laruku catat saja lagu macam Fourth Avenue Cafe, As If in a Dream, Vivid Colors, Caress of Venus, dan Winterfall, yang konon dah digagas saat Ken masih 13 tahun, wow maksa banget ni anak. Lebih aneh lagi saat Laruku mengusung tema punk di projek Punk~en~ciel, Ken malah kedapuk jadi penggebuk drum, gak kebayang sebenarnya tetapi it’s ok doi beruntung lagu Laruku versi Punk maen drumnya gak serumit versi aselinya si Yukihiro (drumer Laruku), alhasil ya rada dipaksain n sedikit ngacau gak apa lah, tetap menghibur.
Para gitaris band Jepang saat ini dan kelak bakal gak bisa lupa sama ni nama karena akar rock yang diletakkan Ken bersama Laruku keburu kuat di mindset industri musik Jepang